DLH Segera Lakukan Pengecekan izin Gudang Bungkil Sawit Milik PT SJAI

Bandar Lampung-(lintasindonesia1.com)Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bandar Lampung segera melakukan pengecekan izin penimbunan bungkil sawit milik PT. Sinar Jaya Agro Investama (SJAI) yang berada di kelurahan Karang Maritim, Kecamatan Panjang, Bandar Lampung.

Pengecekan ini dilakukan agar mengetahui apakah gudang tersebut memiliki Izin Analisisis Dampak Lingkungan (Amdal) atau tidak.

“Kalau memang ada laporan dari masyarakat seperti itu, ya kami akan lakukan pengecekan,”ujar Kabid Tata Lingkungan DLH Bandar Lampung, Haris Fadillah, Rabu (09/09/2020).

Menurutnya, dalam gudang bungkil sawit harus ada penyaringan udara, sehingga debu tersebut tidak sampai ke pemukiman sekitar. “Memang harus ada penyaringan udara, agar debu bungkil sawit tidak kemana-mana, terlebih saat proses bongkar muat barang,”ungkapnya.

Terkait dengan izin lain, seperti izin pengangkutan di dermaga, hal ini adalah ranah dari Provinsi . “Perizinan itu juga perlu ada, nanti akan kita cek juga, terlebih keberadaan bungkil sawit ada di pesisir pantai,”katanya.

Sementara, Anggota Komisi III DPRD Bandar Lampung, Ahmad Riza mengatakan, keberadaan bungkil sawit jangan sampai merugikan warga sekitar, terlebih permasalahan efek buruk yang ditimbulkan dari debu.
“Oleh karena itu, Riza meminta untuk permasalahn ini agar diselesaikan terlebih dahulu di tahapan Rt dan lurah agar bisa memcari solusi yang terbaik sehingga permasalahan ini dapat terselesaikan secara baik.

Riza juga mengatakan , DPRD Kota Bandar . Lampung dalam hal ini Komisi lll siap memediasi jika ada pengaduan masyarakat dan siap turun ke lapangan melihat kondisi warga dan memanggil pihak-pihak’ terkait termasuk perusahaan untuk mempertanyakan mengapa dalam pengolahan bungkil tersebut menimbulkan bau tak sedap.
Selain itu komisi lll juga akan memeriksa dokumen-dokumen perizinan UKL , UPL dan Amdal terkait perusahaan tersebut.
karna menurut Ahmad Riza yang juga Sekretaris komisi lll sudah berulang kali menyelesaikan masalah bau akibat usaha bungkil ini ‘ politisi grindra ini juga mengatakan perusahaan juga harus memikirkan masyarakat sekitar dari dampak lingkungan yang terjadi dari usaha bungkil tersebut jangan cuma memikirkan margin saja, tapi perusahaan juga harus memikirkan CSR untuk warga sekitar, ” pungkasnya

Sementara itu Sekjen komite wartawan repormasi indonesia ( KWRI) kota bandar lampung Ando Pratindo , Meminta Pemkot harus tegas, apakah keberadaan gudang ini punya izin Amdal atau tidak, kalau tidak, pemkot harus berani melakukan penutupan,”katanya.
Ia mengatakan, Komisi III dalam hal ini yang berwenang dalam limbah ini untuk segera memanggil perusahaan tersebut dan Dinas terkait untuk membahas debu bungkil sawit tersebut jangan sampai warga selalu menanggung dampak dari usaha tersebut ,” ucapnya.

Sebelumnya, warga kelurahan Karang Maritim, Kecamatan Panjang, Bandar Lampung mengeluhkan aktivitas gudang penimbunan bungkil sawit di sekitar kelurahan tersebut.
Menurut warga sekitar, keberadaan gudang yang diketahui milik PT Sinar Jaya Agro Investama itu menyebabkan debu dari bungkil sawit sampai ke rumah-rumah warga sehingga menimbulkan penyakit.(li-1 / jal)