Warga Way Lunik Keluhkan Polusi Dari Aktivitas PT. Semen Baturaja

Bandar Lampung (lintasindonesia1.com) – Warga Kelurahan Way Lunik, Kecamatan Panjang mengeluhkan dampak debu, polusi udara hingga penyempitan drainase sehingga terjadi banjir akibat dampak dari aktivitas PT Semen Baturaja.

Agusman, Ketua RT 032, Kelurahan Kampung Sawah Way Lunik mengatakan tidak hanya RT nya saja, namun ada 8 RT yang berada di lingkungan PT Semen Baturaja tersebut hingga bertahun-tahun lamanya merasakan penderitaan ini.

“Kami sudah puluhan tahun terkena dampak dari debu dan polusi udara akibat PT Semen Baturaja,”katanya, Selasa (30/6).

semen baturaja

Ia melanjutkan, akibat debu semen tersebut, warga ada yang terkena penyakit TBC hingga terkena penyakit gatal-gatal.

“Kalau siang hari debu semennya mas, nyampe ke rumah warga, jadi banyak yang batuk-batuk,”ungkapnya.

Sedangkan kalau gatal-gatal, hal ini kemungkinan dari air di drainase yang kemungkinan tercampur limbah dari PT tersebut.

Selain itu, sambung dia, drainase tersebut saat ini mengalami penyempitan dan penyumbatan akibat adanya jeruji besi yang diduga dipasang oleh PT.semen baturaja, sehingga jika ada hujan deras maka terjadi banjir.

semen baturaja

Agusman mengatakan, sudah selama dua tahun PT Semen Baturaja tidak memberikan kompensasi kepada warga terkait dampak aktivitas tersebut.

“Sehingga warga meminta PT Semen Baturaja memberikan bantuan kepada warga,”tandasnya.

Biasanya mereka memberi bantuan seperti susu dan bubur kacang ijo namun selama dua tahun belakangan ini bantuan itu tak pernah ada lagi ungkap agusman.

Hal senada juga di ungkapkan oleh salah satu warga yang enggan di sebutkan namanya, dirinya mengatakan jika memang tidak ada etikat baik dari perusahaan PT. Semen Baturaja untuk menyelesaikan persoalan ini maka kami akan bawa permasalahan ini ke kantor DPRD Kota Balam dan tidak menutup kemungkinan kami warga yang merasa di rugika akan mengadakan ujuk rasa ke kantor Walikota untuk minta bantuan beliau, ungkap nya.

Sementara itu saat dikonfirmasi, Pelaksana Pengawas PT Semen Baturaja Albert mengatakan, pihaknya belum bisa menjawab adanya keluhan dari warga sekitar.

“Kalau untuk keluhan tersebut, akan saya sampaikan kepada Kepala Proyek, saya tidak berwenang untuk menyampaikan hal itu,”ungkapnya.

Ia melanjutkan, terkait kompensasi tersebut, pihaknya sudah memberikan kompensasi dan bantuan CSR kepada warga sekitar.

“Namun memang sudah beberapa bulan ini belum kami berikan ,tetapi nanti kami sampaikan hal ini kepada kepala proyek,”ucapnya.(Li-1/jal)