Fandi Tjandra , Partai Tidak Bisa Diatur Oleh Bakal Calon, Kami Punya Mekanisme Tersendiri.

BANDARLAMPUNG-(lintasindonesia1.com)-ketua bidang infokom DPC PDI Perjuangan mengatakan bahwa, dalam mengusung calon bukan hanya berpatokan atau berdasarkan hasil survey elektabilitas dan popularitas semata, namun lebih mengedepankan pemahaman dan komintmen calon terhadap Kebangsaan.

Bagaimana pemahaman terhadap Pancasila, komitmen terhadap UUD dan terhadap bhineka tunggal ika.

Menurut fandhi tjandra, Sudah jelas karna roh dari PDI Perjuangan adalah kebangsaan.

Jadi momen Pilkada bagi PDI Perjuangan bukan hanya bicara menang atau kalah, tp lbh kpd hal hal tersebut Diatas.

Baru pertimbangan yg lainnya bagaimana komitmen calon yg akan diusung mampu menterjemahkan tujuan Partai, yaitu mensejahterakan masyarakat.

DPC PDI Perjuangan juga mengucapkan terimakasih, dan penghargaan yg setinggi tingginya kepada bakal calon yg telah mempercayakan dan siap mewakafkan dirinya bersama PDI Perjuangan dlm rangka melayani masyarakat.

Politisi ini juga mengatakan bahwa DPP PDI Perjuangan sampai saat ini belum mengeluarkan rekomendasi kepada siapapun, terkait beredar berita PDI Perjuangan sdh memberikan rekom kpd seseorang dan orang tersebut disuruh mencari wakil, kami sampaikan berita tsb tidaklah benar.

Yangg betul adalah, DPP dan DPD memerimtahkan DPC untuk melakukan pemetaan ulang, berkait dgn masing masing calon, dan pasangannya serta koalisi Partainya.

Mengingat PDI Perjuangan masih kurang 1 kursi. Dan faktanya belum ada bakal calon yg memberikan kepastian, apakah sudah betul betul akan membawa Partai koalisi, semuanya masih absurt baru penjajakan dan sebatas komunikasi.

Nah disini merupakan titik tekan dari Partai dalam melakukan penilaian terhadap calon. Dan kami juga meminta kepada bakal calon, untuk dpt mengikuti proses di internal Partai yg sedang berjalan, dan janganlah bermanuver yg membuat gaduh.

Karena menurut fandi tjandra Partai tidak bisa diatur oleh bakal calon, kami punya mekanisme tersendiri. Yaitu melalui pleno DPC dan terus keatas secara berjenjang.

Dia juga mengatakan Boleh boleh saja bakal calon mengusulkan nama, tapi Kami DPC bisa saja menerima atau bahkan menolak, karna yg kami usulkan adalah berdasarkan penilaian kami, track recordnya bagaimana, komunikasi terhadap partai.

Jadi kami ingatkan ikuti saja proses yg sedang berjalan. Karena PDI perjuangan kota Bandar Lampung tidak kekurangan kader, ada Wiyadi, jares moegni, bahkan bisa juga Melinda (sekretaris DPC).pungkasnya (Li-1/rls)